36 Tempat Wisata Terbaik di Banyuwangi Jawa Timur

Posted on

Banyuwangi adalah sebuah daerah di Provinsi Jawa Timur. Daerah ini terletak di ujung paling timur pulau Jawa, di kawasan Tapal Kuda, dan berbatasan dengan Kabupaten Situbondo di utara, Selat Bali di timur, Samudra Hindia di selatan serta Kabupaten Jember dan Kabupaten Bondowoso di barat. 

Banyuwangi merupakan daerah terluas di Jawa Timur sekaligus menjadi yang terluas di Pulau Jawa, lebih luas dari Pulau Bali. Di pesisir Banyuwangi, terdapat Pelabuhan Ketapang, yang merupakan perhubungan utama antara pulau Jawa dengan pulau Bali (Pelabuhan Gilimanuk).

Banyuwangi sendiri mempunyai tempat wisata dengan pemandangan yang sangat indah, jika anda ingin berlibur ke suatu tempat disinilah tempat yang cocok, dijamin anda tidak akan kecewa tetapi anda akan merasakan senang apalagi jika anda berkunjung dengan sanak saudara atau keluarga dijamin pasti liburan kalian akan lebih menyenangkan.


Berikut 36 daftar Tempat Wisata Terbaik di Banyuwangi yang wajib harus anda kunjungi jika anda sedang berkunjung ke Banyuwangi
1. Pantai Plengkung


Pantai Plengkung, atau lebih dikenal dengan nama G-Land, adalah pantai yang terletak dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Plengkung dapat dicapai selama setengah hari perjalanan darat dari Bali. Pantai Plengkung juga bisa dicapai dengan boat sewaan dari Bali. Pantai Plengkung memiliki ombak yang sangat ideal untuk berselancar dan mendapat julukan The Seven Giant Waves Wonder. Hal ini dikarenakan ombak di tempat wisata ini berbentuk tujuh gulungan besar dengan ketinggian mencapai 6 meter. Ombak di pantai ini juga disebut sebagai ombak terbaik kedua di dunia setelah ombak di Hawaii.

2. Pantai Rajegwesi


Pantai yang terletak di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran ini merupakan tempat wisata alam sekaligus sejarah yang sangat menarik untuk dikunjungi. Berada di sini, Anda bisa menyaksikan keindahan pantai dan bunker sisa kejayaan bangsa Jepang di masa penjajahan. Pantai Rajegwesi memiliki keunikan yang tak banyak dimiliki pantai-pantai lain. Pasir pantai berwarna kecokelatan dan sangat lembut. Hal ini dikarenakan pasir pantai bercampur dengan endapan lumpur yang terbawa air sungai saat banjir.

3. Pantai Watu Dodol


Pantai Watu Dodol berada di poros Banyuwangi – Situbondo dan hanya berjarak sekitar 2 km dari Pelabuhan Ketapang. Lokasi pantai ini ditandai dengan bongkahan batu besar di tengah jalan dan patung Gandrung atau penari khas Banyuwangi. Hal ini membuat Anda dapat melihat kapal ferry lalu lalang antara Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Banyuwangi. Selain itu, Anda bisa menyaksikan keindahan tempat wisata ini dari bukit yang berada di dekat pantai.

 
4. Pantai Pulau Merah


Pantai Pulau Merah terletak di Kecamatan Pesanggaran ini memiliki sebuah pura Hindu degan nama Pura Tawang Alun. Pura ini kerap digunakan sebagai lokasi ritual pada saat-saat tertentu oleh umat Hindu yang tinggal di sekitar Pantai Pulau Merah. Pulau Merah disebabkan adanya sebuah bukit tak jauh dari bibir pantai yang tanahnya berwarna merah. Anda bisa berjalan mendekat ke bukit saat air sedang surut. Bukit ini tertutup pohon dan semak hijau dan hanya terlihat sedikit semburat merah saat senja.

  
5. Pantai Boom


Pantai Boom merupakan pantai yang lokasinya paling dekat dengan pusat kota Banyuwangi. Pantai ini dulunya merupakan sebuah pelabuhan. Fungsi pelabuhan memang masih berjalan namun sudah tidak terlalu ramai. Pantai Boom sering dijadikan venue untuk beberapa acara di Banyuwangi karna lokasinya yang tidak terlalu jauh dari pusat kota serta areanya yang cukup luas. Dalam rangkaian B-Fest, pantai Boom merupakan venue untuk pagelaran festival Gandrung Sewu serta Banyuwangi Beach Jazz Festival. Pantainya memang tidak berpasir putih seperti halnya pantai Teluk Hijau, namun suasana di pantai ini tak kalah menarik. Apalagi saat pagi dan sore. Semakin asik
6. Pantai Sukamade


Pantai Sukamade merupakan habitat berbagai jenis penyu. Kita bahkan juga bisa melihat penyu-penyu tersebut bertelur saat malam hari atau ikut melepas anak-anak penyu saat pagi hari. Melihat penyu bertelur serta melepas anak penyu adalah aktivitas yang paling disukai oleh wisatawan yang datang ke Pantai Sukamade. Untuk melakukan aktivitas tersebut kita wajib ditemani oleh petugas serta ada beberapa rulesyang harus dipenuhi karna pantai ini merupakan wilayah konservasi penyu
7. Pantai Teluk Hijau


Pantai Teluk Hijau Diantara pantai-pantai di Taman Nasional Meru Betiri, pantai ini mungkin adalah yang paling cantik karna memiliki pasir putih yang sangat lembut serta air laut yang berwarna biru dan sangat bersih. Pantai ini memang tidak terlalu luas namun suasananya benar-benar membuat kita terkagun-kagum. Pantai Teluk Hijau dikelilingi oleh hutan tropis yang membuat suasana di sekitar pantai menjadi sangat asri dan natural.
8. Pantai Wedi Ireng


Pantai Wedi Ireng merupakan salah satu pantai yang tidak mainstream di Banyuwangi. Jadi, jangan heran kalau suasana disana masih cenderung sepi. Wedi Ireng dalam Bahasa Indonesia artinya pasir hitam. Warna pasir di pantai ini sebenarnya tidaklah seperti namanya. Tapi memang, jika kita perhatikan ada beberapa titik-titik hitam di pasir pantai ini. Ombak di Pantai Wedi Ireng ini cukup tenang dan cukup aman untuk bermain-main air. Lokasi pantai ini sebenarnya tidak terlalu jauh dari Pantai Pulau Merah. Sekitar 5 km
  
9. Pantai Bama


Pantai Bama merupakan pantai yang masih masuk dalam kawasan Taman Nasional Baluran, sebab masih wilayah taman nasional, kondisi di Pantai Bama Banyuwangi alami dan sangat eksotis. Sebagai sarana penunjang ekosistem pantai, anda dapat menemui hutan bakau yang rimbun yang terdapat di beberapa bagian pantai Bama. Pantai Bama cocok untuk berwisata keluarga karena airnya jernih, bersih dan dangkal.
10. Bangsring Underwater


Bangsring Underwater. Pantai yang terletak di dusun krajan, desa bangsring, kecamatan wongsorejo ini memiliki keindahan bawah laut yang indah. Pantai ini sangat cocok bagi anda pecinta olahraga snorkeling . Pengunjung bisa menikmati keindahan biota dan tanaman laut yang lumayan bagus. Selain terumbu karangnya yang indah, disini juga ada ikan hias yang menghiasi perairan di Bangsring Underwater. Mereka berenang menari nari diatas coral yang ada disini. Coral disini tebagi menjadi dua, yaitu soft coral dan hard coral yang masih terjaga dengan baik. Dan menjadi tanaman yang indah bagi 500 jenis ikan hias perairan ini. Namun dari 15 spesies yang tersebar dalam perairan ini, yang paling banyak diminati adalah jenis angel. Dan yang paling banyak diburu adalah ikan jenis betok. Stoknya yang melimpah membuat jenis ikan betook dibutuhkan dalam jumlah yang banyak.
11. Pantai Blimbingsari


Pantai Blimbingsari terletak di Kecamatan Rogojampi, berjarak 23 km dari kota Banyuwangi. Sarana jalan menuju Pantai ini sudah baik. Kendaraan umum juga sudah ada. pantai ini juga dekat dengan bandara blimbingsari. mungkin setelah anda mendarat di banyuwangi anda bisa menikmati pantai yang satu ini. Blimbingsari juga terkenal dengan wisata kuliner ikan bakar. Upacra petik laut biasanya diadakan setiap bulan Suro. selain itu di pantai ini anda juga bisa melihat keindahan sunrise dan melihat para nelayan pulang dari melaut.
12. Pantai Parangkursi


Pantai Parang Kursi terletak di kecamatan pesanggaran banyuwangi. Dan berada di antara pulau merah dan pantai lampon. Akses menuju pantai ini cukup ekstreme karena pantai ini masih alami sehingga tidak ada jalan yang memadai. Anda akan melewati semak belukar, hutan, bukit yang terjal dan area tambang emas yang tandus. kendaraan khusus seperti motor trail bisa mempermudah perjalanan anda di track ini. Keindahan pantai Parang Kursi diantaranya adalah air lautnya yang sangat jernih, pasirnya yang putih kemerah merahan, dan hijaunya lumut yang menempel di batu karang, serta karang karang besar yang tersusun secara rapi membuat pantai ini terlihat indah. Keasrian alamnya yang masih perawan membuat suasana menjadi tenang. Di iringi oleh desiran ombak pantai yang menyembur di atas batu karang.
13. Pantai Mustika


Keistimewaan dari pantai mustika adalah pantainya masih bersih dan alami, selain itu panjang pantai hampir mencapai 2 KM membentuk setengah lingkaran dan ditengah tengahnya ada pulau mustaka. Rencananya pantai mustika akan dibagi menjadi dua bagian yaitu public dan private agar semua kalangan bisa menikmati. Ombak di pantai mustika tidak terlalu besar, cukup aman bagi anda yang mengajak anak anaknya bermain di pinggir pantai atau berenang di pantainya. Disekitar pantai banyak ditumbuhi pohon kelapa yang membuat suasana menjadi sejuk. Disini juga disediakan meja dan kursi agar pengunjung bisa duduk santai dan menikmati indahnya sunrise.
14. Pantai Grajagan


Pantai yang terletak di desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo ini memiliki pasir berwarna hitam dan luas. disana terdapat gua dan bukit yang sangat indah, disaat berada di pantai Grajagan anda akan melihat hamparan pantai yang luas dengan ombak laut lepas serta bukit yang menjulang tinggi. di pantai ini juga terdapat dua goa peninggalan tentara jepang pada perang dunia ke dua. Pantai grajagan merupakan salah satu pantai yang sangat fenomenal pada jaman dahulu kala sampai – sampai dijadikan sebuah lagu. salah satu baitnya berbunyi “Grajagan Banyuwangi, raino bengi yoo sing tau sepi” yang berarti “Grajagan Banyuwangi
15. Pantai Lampon


Pantai Lampon yang terletak di Kecamatan Pesanggaran ini, masih belum terlalu terkenal jika dibandingkan dengan Pantai Pulau Merah atau Red Island. Namun demikian, pantai lampon justru kondisinya masih sangat asri. Semuanya masih alami, tanpa ada sentuhan pembangunan modernisasi. Hamparan pasir pantai  sangat indah dengan warna pasir yang kehitaman, garis pantai yang panjang dan air laut yang jernih kebiru-biruan, dilengkapi lambaian daun kelapa di pinggir pantai menambah keindahan pantai lampon. Pulau merah, pantai lampon dan pantai pancer, ketiganya terletak berdekatan. Sehingga Anda dapat menikmati keindahan alam ketiga laut atau pantai ini dalam sehari.
16. Kawah Ijen


Kawah Ijen merupakan sebuah pemandangan alam yang luar biasa menakjubkan di atas ketinggian 2.368 meter di atas permukaan laut. Kawah seluas 20 km yang dikelilingi dinding kaldera setinggi 300-500 meter ini siap membuat siapa pun yang menyaksikannya terperangah kagum. Daya tarik utama dari tempat wisata yang secara administratif terletak di Banyuwangi dan Bondowoso ini adalah Api Biru atau Blue Fire. Api yang terletak di bawah kawah ini berwarna biru dan terlihat semakin cantik saat kondisi sekitarnya gelap. Untuk itu, Anda harus datang pada dini hari agar dapat melihat keindahan Api Biru ini.

17. Air Terjun Kalibendo


Air Terjun Kalibendo Terletak sekitar 20 km dari pusat kota Banyuwangi, Air Terjun Kalibendo menawarkan pemandangan luar biasa indah dan menenangkan, air jernih dan sungai-sungai dengan air dingin yang mengalir di sekitar air terjun. Berada di dataran tinggi, membuattempat wisata ini memiliki udara yang sejuk dan menyenangkan. Jika berangkat dari Kampung Anyar, Glagah, Anda akan disuguhi pemandangan yang tak kalah indah. Anda akan diajak melewati perkebunan teh, kopi dan cengkeh yang berupa hamparan hijau menyejukan mata. Suasana pedesaan juga dapat Anda rasakan dalam perjalan menuju ke air terjun setinggi 10 meter ini.
18. Air Terjun Lider


Air terjun berada di Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon. Berada di ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut membuat Air Terjun Lider cukup sulit diakses. Medan yang lumayan berat membutuhkan stamina yang bagus. Tetapi kelelahan Anda akan terbayar lunas saat sampai di lokasi. Air terjun setinggi 60 meter dengan beberapa air terjun anak yang lain akan membuat napas Anda tertahan sesaat karena takjub akan keindahannya.
19. Air Terjun Kampung Anyar


Air terjun kampung anyar berada di Dusun kampung anyar, desa Taman Suruh Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi. salah satu destinasi air terjun yang menjadi primadona di kota Banyuwangi. keunikan dari destinasi ini adalah pengujung dapat menikmati tiga air terjun sekaligus disatu tempat. Banyak sebutan dari air terjun ini, mulai dari air terjun bersaudara atau air terjun kembar,air terjun kampung anyar , air terjun bidadari, air terjun jagir.
20. Teluk Hijau


Teluk Hijau atau Green Bay tak hanya menarik di namanya saja. Teluk ini benar-benar memiliki air yang jernih kehijauan dan sangat menakjubkan. Tempat wisata di Banyuwangi yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Meru Betiri ini memiliki hamparan pasir putih yang lembut dan dikelilingi hutan tropis.
21. Teluk Biru Banyuwangi


Teluk Biru berada di Muncar Banyuwangi di balik semenanjung Sembulungan, Teluk ini masih masuk di kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Masyarakat sekitar menyebut Teluk Biru dengan sebutan Senggrong. Keberadaan Teluk Biru ini menjadi alternatif snorkeling di Banyuwangi selain Pulau Tabuhan dan Pantai Bama di Baluran. Keindahan alam bawah laut di Teluk Biru, benar-benar mempesona. Terumbu karang yang masih asri, ekosistem laut yang beraneka ragam, air laut yang masih jernih kebiru-biruan dan ah memang benar-benar surga bagi kalian yang hobi snorkeling.
22. Pulau Tabuhan


Pulau Tabunan adalah pulau mungil seluas 5 hektare yang ada di tengah-tengah Selat Bali, selat yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Bali. Pulau ini merupakan salah satu tujuan wisata yang sangat menarik bagi para penggemar wisata bahari. Air laut yang cukup tenang di kawasan pantai di pulau ini adalah tempat yang sangat pas untuk bermain-main. Baik anak-anak maupun orang dewasa, semua bisa bermain disana
 
23. Taman Nasional Baluran


Taman Nasional Baluran adalah salah satu Taman Nasional di Indonesia yang terletak di wilayah Banyuputih, Situbondo dan Wongsorejo, Banyuwangi (sebelah utara), Jawa Timur, Indonesia. Nama dari Taman Nasional ini diambil dari nama gunung yang berada di daerah ini, yaitu Gunung Baluran. Taman nasional ini terdiri dari tipe vegetasi sabana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Taman Nasional Baluran adalah padang savana terluas di Pulau Jawa dengan spesies hewan dan tumbuhan yang beragam. Berkunjung ke lokasi ini membuat Anda seoalah berada di Afrika. Itulah mengapa Taman Nasional ini sering disebut sebagai Afrikanya Indonesia.
24. Taman Nasional Alas Purwo


Taman Nasional Alas Purwo berlokasi di Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, tepat di perlintasan jalur antara Banyuwangi dan Situbondo. Dari arah Pelabuhan Ketapang, Alas Purwo hanya berjarak sekitar 5 km, sedangkan dari kota Banyuwangi sendiri Anda harus menempuh jarak sekitar 14 km ke arah utara. Sebagai hutan hujan alami di Pulau Jawa, di sini terdapat 580 jenis flora dan 50 jenis fauna yang tersebar di seluruh penjuru hutan. Taman Nasional Alas Purwo terbagi menjadi empat zona, yaitu zona inti, zona rimba, zona pemanfaatan, dan zona penyangga. Beberapa jenis tanaman yang ada dapat Anda lihat di sini di antaranya adalah sawo kecik, bumbu manggong, ketapang, rumput, herba, semak, liana, kepuh, dan tumbuhan lainnya.
 
25. Savana Sadengan


Savana Sadengan berada di Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo. Keduanya berada di wilayah kabupaten Banyuwangi Savana Sadengan merupakan bagian dari Taman Nasional Alas Purwo. Di Savana Sadengan ini kita juga bisa mengamati berbagai binatang liar seperti halnya di Savana Bekol. Beberapa binatang yang bisa diiintip disini antara lain Kijang, Rusa, Banteng, Babi Hutan, Lutung serta berbaga jenis burung. Datanglah ke Savana Sadengan pada pagi atau sore hari untuk mendapatkan pemandangan yang maksimal
 
26. Wisata arung jeram Kali Badeng


Wisata Kali Badeng merupakan salah satu potensi wisata di kabupaten paling timur di Pulau Jawa. Berada di Desa Sumber Bulu Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi, Kali Badeng merupakan sungai yang berarus deras dengan jenis bebatuan kecil hingga besar yang mengalir dari kaki Gunung Raung. Belum lagi pemandangan yang masih asri di hamparan hutan pinus dengan cuaca yang sejuk.
 
27. Wisata Mangrove Bedul


Wisata Pantai Bedul atau juga disebut dengan wisata Mangrove Blok Bedul, letaknya berada di Dusun Bloksolo, Desa Sumberasri,Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi. Wilayah ini masuk dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo (TNAP). Sungainya yang panjang serta disamping kanan dan kiri yang dipenuhi oleh tumbuhan membuat anda terasa seperti berada di sungai amazon. Anda bisa menelusuri sungai dengan menggunakan perahu warga sekitar yang dinamakan dengan gondang gandeng.

28. Rowo Bayu


Rowo Bayu Berada di kawasan hutan petak 8, dusun sambung rejo, desa bayu, kecamatan Songgon,Banyuwangi Jawa Timur. Lokasinya berada di ketinggian kurang lebih 800 meter di atas permukaan laut, sehingga udara dikawasan ini sangat sejuk. Areal telaga berdiameter sekitar 50 meter itu terkungkung hutan lebat dan bebat daun aneka pepohonan. Akibatnya, matahari pun susah payah meneroboskan sinarnya hingga siang hari seperti matahati tenggelam. Rowo bayu adalah sebuah rawa yang dikanan kirinya masih ditumbuhi tanaman asri dan kawasan hutan lindung. Keasrian ini membuat satwa dan fauna di rawa bayu masih banyak populasinya.
29. Taman Sritanjung


Taman Sritanjung merupakan sebuah taman kota nan asri yang sering dijadikan tempat nongkrong warga Banyuwangi. Taman kota ini berada di sebelah Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi. Suasana taman yang asri merupakan tempat yang cukup menyenangkan untuk bercengrama atau sekedar duduk-duduk santai. Nama taman ini diambil dari salah satu tokoh wanita dalam legenda Banyuwangi yakni Sritanjung
30. Taman Blambangan


Taman Blambangan atau yang dulunya bernama Lapangan Tegalloji merupakan alun-alun kota Banyuwangi. Taman yang didirikan diatas lahan seluas 32 ribu meter persegi ini, merupakan tempat beraktifitas masyarakat kota Banyuwangi. Banyak kegiatan yang sifatnya kebudayaan atau hiburan musik diselenggarakan di Taman ini. Bahkan pada setiap hari minggu, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengadakan acara car free day yang pusat kegiatannya di Taman Blambangan.
31. Taman Jawatan


Taman Jawatan adalah salah satu yang paling fotogenik. Taman ini terletak di Benculuk dan merupakan kawasan hutan lindung yang tidak dikomersilkan untuk kepentingan pariwisata. Meski demikian traveler yang ingin berkunjung tetap diperbolehkan masuk. Taman/hutan ini biasanya dikunjungi anak-anak remaja yang doyan foto-foto, fotografer pun kerap datang untuk memotret objek, prewedding, dan sebagainya. Selain objeknya yang indah dan bagus buat foto, tempat ini juga nyaman untuk menyegarkan pikiran. Dengan pohon yang besar dan rimbun menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang. Itulah ciri khas taman/hutan lindung jawatan yang ada di Benculuk, Banyuwangi

32. Taman Tirta Wangi (patung kuda)


Taman Tirta Wangi adalah simbol pintu masuk kawasan kota Banyuwangi dari arah Selatan.  Tak banyak masyarakat yang tahu jika taman yang berada di pintu masuk pusat kota Banyuwangi ini bernama taman Tirta Wangi. Masyarakat lebih akrab menyebutnya dengan taman patung kuda. Taman Tirta Wangi memiliki bentuk unik yakni segitiga dan letaknya berada dipertemuan jalan poros dan jalan arteri yang menuju ke arah pusat Kota. Di sisi Baratnya adalah simpang empat, dan di sisi Timurnya adalah simpang tiga.

33. Agrowisata Kali Klatak


Agrowisata Kali Klatak Berada di lereng gunung dengan ketinggian mencapai 450 meter di atas permukaan laut membuat tanah d sini cukup subur yang cocok untuk bertanam apapun, agrowisata ini pun berkembang dengan baik. Hasil perkebunannya meliputi karet, kopi, cokelat, kelapa, buah-buahan dan beragam rempah. Satu lagi yang menarik adalah diadakannya ritual sedekah bumi setiap tanggal 17 April.

 
34. Agrowisata Kalibendo


Wisata perkebunan Kalibendo berlokasi di sebelah barat Banyuwangi, kira – kira 20 km dari pusat kota Banyuwangi. Perjalanan menuju Agrowisata Kalibendo juga sejalur dengan Kawah Ijen, mungkin anda bisa sekalian mampir ke kawah ijen. Wisata Kalibendo berlokasi di dataran tinggi menjadikan udaranya sejuk dan masih alami sebagaimana di Songgoriti Malang. Pemandangan khasnya yaitu karet,  cengkeh, dan kopi.

35. Pemandian Taman Suruh


Pemandian Taman Suruh ini berada di Desa Taman Suruh, Kecamatan Glagah. Tempat wisata seluas 3,5 hektar ini berada di ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Sebelumnya, kawasan ini tandus dan kosong, namun terdapat mata air dingin dari bebatuan. Melihat potensi yang dimiliki, maka kawasan ini pun dibangun menjadi sebuah tempat wisata di Banyuwangi. Tempat wisata ini terdiri dari kolam pemandian untuk anak-anak dan dewasa. Pada kolam anak-anak, disediakan wahana permainan yang menyenangkan bagi anak-anak.

36. Desa Wisata Osing


Wisata budaya ini terletak di desa Kemiren, kecamatan Glagah. Desa Kemiren ini dihuni oleh sekolompok masyarakat yang memiliki adat istiadat serta budaya yang sangat khas. Kelompak masyarakat ini dikenal dengan suku Osing. Desa wisata ini juga sekaligus akan menyadarkan kita tentang kekayaan budaya di Indonesia yang jumlahnya mencapai ribuan. Inilah bukti bahwa Banyuwangi tidak hanya mengandalkan wisata alam, khususnya pantai. Desa Wisata Osing merupakan sebuah desa yang oleh pemerintah dijadikan sebagai cagar budaya sekaligus desa wisata yang sangat menarik. Bukti bahwa Indonesia memang kaya akan budaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *